Anak Kota atau Anak Desa


Anak kota berbicara kemiskinan Anak desa
Anak desa merasa bercukupan saja
Anak kota berbicara tentang gaya hidup kuno Anak Desa
Anak Desa malah lebih modern dengan gaya menghargai sesama ciptaan

Anak kota mencibir Anak Petani desa
Anak petani desa tetap bangga bertani
Anak kota berbicara syariat
Anak desa sudah mencapai hakikat

Anak desa dipaksa bersekolah di kotak-kotak gedung menjulang, katanya biar lebih pintar seperti anak kota.
Yang pintar itu yang cakap teoritis atau praktis atau malah kedua-duanya.

Takaran kaya, modern, pekerjaan yang ideal dan kepintaran apakah selalu kota yang menjadi alat takarnya?

Wallahu Alam …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s