Blogger Camp ID: Pesta Blogger (Makassar)


Kedai Pojok Adyaksa penuh-sesak oleh peserta Blogger Camp ID 2015 untuk wilayah Makassar. Kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Makassar bahkan Nasional ini mengusung tema “Membangun Kredibilitas Blog” dan juga sekaligus memperingati Hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober. Untuk chapter Makassar, kegiatan ini berlokasi di PPLH Puntodo, kabupaten Takalar dari tanggal 26-27 Oktober 2015.

Peserta kegiatan diikuti oleh 54 orang yang terdiri dari perwakilan dari sponsorship, pemateri, panitia, dan peserta. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari beberapa komunitas blogger yang ada di Sulawesi Selatan, ada dari komunitas blogger Maros, Sinjai, Semarang, Kompasiana, Forum Lingkar Pena dan beberapa komunitas Makassar yang aktif ngeblog. Kegiatan ini juga terlaksana berkat kerja sama Indosat, Net Media, Blue Bird, dan Tauziah Hotel.

Tepat pada pukul 15.00 WITA, pelepasan peserta menuju lokasi kegiatan dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Syaifullah juga sering disapa Daeng Ipul yang menjadi koordinator kegiatan ini. Mobil yang saya tumpangi berangkat lebih awal karena membawa perlengkapan yang dibutuhkan di lokasi. Dalam perjalanan menuju lokasi , tiba-tiba kendaraan kami ditepikan oleh seorang polisi.

“Assalamu Alaikum, selamat sore pak. bisa perlihatkan SIM dan STNKnya?” dengan nada sopan seorang aparat kepolisian meminta surat kelengkapan kendaraan.

Iye, tabek pak” jawab Kak Na’, teman yang mengemudikan mobil. lalu menyodorkan surat kelengkapan yang diminta.

Tidak lama berselang, kurang-lebih sekitar 15 dekit polisi itu memeriksa SIM dan STNK lalu dia menyerahkan kembali surat-surat tersebut. mungkin pak polisi itu menggunakan metode sceaming saat memeriksa setiap keterangan di dalamnya. Saya baru sadar ternyata ada Operasi Zebra yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian kabupaten Takalar, pemeriksaan rutin Surat-Surat Kelengkapan Berkendara.

“Mau ke mana dek?” tanya pak polisi.

“Mau ke Puntondo pak” jawab Kak LeBug, teman yang berada di deretan kursi yang sama denganku.

“Acara apa di sana?” muncul pertanyaan lanjutan pak polisi, seakan kami ini berada dalam ruang introgasi saja.

“Acara Komunitas Blogger Pak” dijawab lagi oleh Kak LeBug.

Anu dikanre njo? hahaha” pak polisi bertanya lagi dalam bahasa Makassar yang berarti “itu bisa dimakan kah?” sambil tertawa di ujung pertanyaannya.

Kami ikut terpancing dengan tawa beliau, seraya kami yang berjumlah enam orang menguncang mobil dengan tawa. Saat tawa mengahampiri klimaks, tiba-tiba Kak LeBug menjawab dengan bahasa yang mungkin cukup sederhana dipahami.

Njo pak, yang online-online ka.” Tawa kembali pecah setalah itu.

Dengan ekspresi yang ramah pak polisi menutup pemerikasaan dengan pesan untuk berhati-hati di jalan menuju lokasi tujuan. Saya sempat berasumsi bahwa ternyata kata Blog atau Blogger masih asing di telinga masyarakat, berbeda halnya dengan facebook yang sudah sangat akrab di telinga masyarakat.

Lokasi Blogger Camp ID 2015

Lokasi Blogger Camp Makassar

Sebuah gerbang seperti model pintu gerbang di tanah jawa betuliskan “PPLH Puntondo” menandakan kami sudah sampai di lokasi kegiatan Blogger Camp ID 2015. Aroma laut dan cuaca khas pantai seakan menyambut kami mesra. Tidak berselang lama, sekitar 40-45 menit dua kendaraan (bus dan minibus) yang ditumpangi peserta yang lain juga telah tiba.

***

Senja di barat Takalar menandakan rangkaian hari pertama Blogger Camp ID 2015 akan dimulai. Diawali sambutan dari perwakilan PPLH Puntondo bertempat di Aula Utama. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi yang besar untuk pelaksanaan kegiatan Blogger Camp di lokasi ini. Selain itu, beliau juga menyampaikan aturan-aturan dalam lokasi seperti: ada beberapa ruangan yang bukan Smoking Area, tidak boleh membuat perapian, serta peta singkat lokasi penginapan, resto dan aula.

Selepas magrib, peserta kembali ke aula untuk memasuki sesi pertama yaitu sesi sharing bersama blogger Makassar. Sebelum sharing session dimulai, Daeng Ipul membuka dengan sebuah video Love Indosat dan menjelaskan gambaran dan fungsi dari situs ini. Poin penting dari penjelasan dari beliau dengan bantuan media video bahwa Love Indosat adalah sebuah media endorsement untuk pengguna media sosial. Dalam program in ada fitur Project yang masih kurang saya pahami dan Biography serta sikronasi dengan sosial media seperi Instagram, Twitter dan Blog.

Setelah itu, barulah sharing session dibuka oleh Kak Tika sebagai MC lalu diserahkan ke Daeng Ipul sebagai moderator untuk sharingnya. Daeng Ipul mengarahkan diskusi lebih kepada perkembangan komunitas-komunitas blogger yang ada di Makassar khususnya dan Sulawesi Selatan umumnya. Semua perwakilan Komunitas diberikan kesempatan untuk memberikan pandangan dan penjelasan tentang perkembanga blogger di komunitas dan daerah masing-masing.

Hal yang menarik dari sharing ini adanya perkembangan yang tidak menentu di masing-masing komunitas, seperti yang dijelaskan oleh Ari (Ketua Blogger Sinjai) bahwa di Sinjai perkembangannya pada tahun ini jauh berkurang karena beberapa penggeraknya telah hijrah ke Makassar untuk study, bekerja daan tidak ada regenerasi untuk melanjutkan kegaiatan-kegiatan blogger.

Sedangkan di kabupaten Maros malah berkembang pesat karena Komunitas Blogger yang bergerak di segmen siswa-siswa dengan nama programnya StudBlog (Stduy Blog) yang outputnya lebih kepada penulisan bukan komersial. Perkembangan yang fluktuatif (tidak menentu) ini dipertegas juga oleh Mas Didut.

“Ada pergeseran aktivitas blogger yang dulu-dulu dibandingkan sekarang, dulu kita nge-blog untuk kebutuhan mengabadikan moment pribadi, tapi sekarang sudah sangat jarang menuliskan hal yang remeh-temeh yang sangat dekat dengan kita. Dan juga sekarang lebih kepada komersial.” Ujar Mas Didut.

Setelah sharing session, Sesi kedua dilanjutkan dengan materi photoblogging yang dibawakan oleh Iqbal Lubis (Wartawan foto dari Media Tempo). Pada sesi ini, Iqbal berbagi ilmu bagaimana seorang blogger mengambil gambar dengan metode EDFAT (Entire, Detail, Frame, Angle, dan Time). Beliau juga berharap kepada blogger untuk menggunakan foto yang diambil sendiri untuk dilampirkan dalam tulisan.

“jangan cuma ambil di Om Google terus untuk tulisannya, dengan metode EDFAT walaupun dengan kamera HP, bisaki hasilkan foto yang bagus dan pasangmi di blogta” jelas Iqbal dengan gaya melucu.

***

“Bangun… Bangun… Hari sudah besok” terdengar suara yang tidak asing. Ternyata itu suara Kak Na’ yang bertanggung jawab untuk games pagi ini. Kalimat ajakannya itu menandakan rangkaian kegiatan hari kedua akan dimulai dan sesegera mungkin peserta bangun untuk sarapan dan mempersiapkan diri untuk sesi games.

Restoran PPLH Puntondo sudah nyaring dengan bunyi gesekan sendok dan piring. Waktunya sarapan sebelum main-main dengan peserta yang lain. Perut sudah penuh dan lidah telah dimanjakan dengan pahitnya kopi, saatnya menuju tanah lapang yang tak jauh dari restoran. Kak Na’ sebagai penanggung jawab acara games membagi kami menjadi empat kelompok yang masing-masing terdiri dari tujuh orang. Beliau menjelaskan jenis-jenis dan aturan permainan yang akan dijalankan.

image

Suasana persiapan games

Permainan pertama, setiap kelompok harus melewati tantangan spider web. Setiap anggota kelompok harus melewati lubang dari tali-temali dan tidak boleh menyentuh tali tersebut. Apabila menyentuh talinya maka harus diulang dari awal. Setiap kelompok sangat antusias dan meriah membantu anggota kelompoknya untuk melewati tantang ini. Setelah melewati spider web, peserta menuju permainan selanjutnya Titanic. Permainan ini bermedia satu karpet untuk setiap kelompok. Semua anggota kelompok harus berada di atas karpet dan membalik karpet dan setiap anggota kelompok harus tetap di atas karpet tanpa menyentuh tanah. Permainan terakhir yang harus diselesaikan oleh peserta yaitu menyusun puzzle. Dari semua games ini lebih kepada kerja sama kelompok untuk melewati tantangan setiap permainan. Dan acara games ditutup dengan foto bersama dan membuat video ucapan Hari Blogger Nasional.

image

Bermain puzzle

Di akhir acara Blogger Camp ID 2015 untuk chapter Makassar diisi dengan sharing tentangย ย  Digital Marketing dan Membangun jaringan di dunia digital yang dibawakan oleh Dian Adi Prasetyo atau sering disapa Mas Dhidut (Perwakilan Blogger Semarang) dan Ahmad Maulana (Ketua Blogger Makassar). Mereka berdua memberikan gambaran betapa besarnya peluang membangun usaha melalui Digital Marketing. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga bergantian memberikan beberapa cara yang tepat dalam menjalankan usaha dengan pendekatan tersebut.

image

Sesi sharing tentang digital marketing

Pelaksanaan Blogger Camp ID 2015 yang berlangsung selama dua hari memang terasa singkat tetapi menambah memori yang manis dalam silaturahmi, berbagi dan saling mendukung untuk perkembangan blogger khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Hampir semua peserta berharap kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan, terlihat saat panitia pelaksana meminta testimoni dan harapan peserta untuk kegiatan ini. Membuat pertalian itu mudah tetapi untuk menjaga pertalian itu tetap kuat, itu yang sulit.

Semoga kegiatan seperti ini berlanjut terus untuk tahun-tahun kedepannya sebagai wadah silaturahmi dan berbagi ilmu sesama komunitas blogger dan komunitas-komunitas lainnya. Terima Kasih Blogger Camp ID 2015 dan semua sponsorship untuk acara kerennya.

@BloggerCampID #BloggerCampID #LoveKonten #Mks

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s