Perlengkapan Pribadi yang Sering Dilupakan Ketika Mendaki


Hobi berkegiatan alam bebas mengharuskan kita mengerti pengetahuan tentang perlengkapan dasar kelompok maupun pribadi. Tetapi terkadang ketika berkegiatan alam bebas khususnya mendaki gunung secara berkelompok, pecinta alam bebas sering kali melupakan hal-hal kecil contohnya mencacat rinci perlengkapan kelompok kelompok atau pribadi di buku catatan ataupun smartphone. Menurut pengalama pribadi saya terkadang mencatat pun biasanya ada yang terlupakan apalagi kalau tidak dicatat, terkadang juga kita terlalu fokus pada perlengkapan kelompok sampai-sampai melupakan perlengkapan pribadi yang sangat dibutuhkan ketika di lapangan.

Setelah mendapatkan tanggapan di salah satu group pejalan di kota Makassar, saya merangkum hasil tanggapan dan pendapat pribadi menjadi 5 (lima) perihal perelengkapan pribadi yang sering terlupakan ketika berkegiatan alam bebas khususnya mendaki gunung. 

  1. Obat Pribadi

Di urutan pertama saya letakkan obat pribadi, terkadang pendaki yang memiliki riwayat penyakit menganggap remeh penyakitnya. Banyak alasan lah, penyakitnya tidak kambuh kok kalau di gunung, Cuma penyakit ringan saja, bla…bla… bla… Memang di gunung ada apotek berjalan.

Ini pegalaman pribadi saya ketika mendaki berkelompok walaupun jumlahnya tergolong sedikit empat orang tapi ada satu yang punya riwayat penyakit asma. Penyakit ini sangat anti sekali dengan cuaca yang dingin dan debu. Singkat cerita, setibanya di lokasi perekemahan asamanya kambuh, panik bukan kepalang lah kami, selama kejadian itu serasa tak ada tulang jadi kerangka tubuh saya. Untungnya ada satu kelompok pendaki yang latar belakang perawat dan membawa tabung oxygen kecil, tertolonglah kami. Terima Kasih kakak-kakak perawat.

  1. Peralatan Makan dan Minum

Mau mendaki kok lupa bawa peralatan makan dan minum, mau makan pake alas daun talas atau mau minum pake wadah sepatu lapanganmu, itupun kalau pakai sepatu. Hehehe…

Saya pun pernah melupakan peralatan penting ini, terhitung dua kali selama melakukan pendakian, setelah kedua kejadian itu, perelatan makan dan minum selalu saya siapkan di awal, bahkan saya membiasakan membawa peralatan lebih, persiapan jika ada anggota kelompok yang lupa bawa.

  1. Perlengkapan Mandi

Di urutan ketiga saya menempatkan perlengkapan mandi sebagai perlengkapan sering dilupakan. Sah-sah saja sih kalau orangnya malas mandi di gunung dengan alasan buat apa mandi udaranya segar tidak gerah. Kalau sehari di gunung mungkin tidak masalah, kalau tiga sampai empat hari, saya tidak bisa bayangkan bagaimana sedap dan lengketnya tuh badan.
Saya juga biasanya lupa membawa beberapa alat mandi, bawa sikat gigi tapi lupa bawa pasta gigi begitu juga sebaliknya dan keseringan lupa bawa handuk.

  1. Alat Jahit

Tak jarang ketika berada di jalur pendakaian atau sesampainya di lokasi kemah perlengkapan kita yang ada unsur jahit-menjahitnya, biasanya putus atau sobek. Selain itu, kejadian yang sangat tidak diharapkan yaitu mengalami kecelakaan ketika mendaki yang mengakibatkan luka robek yang cukup lebar pada bagian tertentu. Sebagai pencegahan awal agak luka tidak infeksi maka harus ditutup secepatnya, alat jahit (jarum dan benang) bisa menjadi opsi pada saat situasi darurat seperti ini.

  1. Alat Navigasi

Di urutan baling ekor adalah alat navigasi seperti peta, kompas, atau yang lebih canggih Global Position System (GPS). Ini tak kalah pentingnya ketika kita di gunung. Banyak kejadian pendaki tersesat karena mengambil rute pendakian yang salah, tanpa dibekali alat navigasi ditambah lagi pengetahuan navigasi dasar tak diketahui, lengkaplah mereka menjadi headline media dan tim SAR pun melaksanakan tanggung jawabnya.

Sebenarnya masih banyak perlengkapan pribadi yang sering dilupakan ketika mendaki, tapi karena ini #Tantangan5 dari Kelas Menulis Kepo, jadi cukup 5 (lima) dulu yang saya bagikan ke teman-teman dan terima kasih teman-teman @pajappa_ yang telah menanggapai pertanyaan saya perihal di atas. Di lain kesempatan jika ada waktu menulis, saya akan berbagi lagi kepada agan-agan sekalian.

Saya akhiri tulisan ini dengan kalimat “Sebelum berkegiatan alam bebas catat baik-baik perlengkapan utama (kelompok atau pribadi), pastikan semua masuk di tas anda, dan jangan lupa savety first!”

 

Tulisan diikutkan dalam #Tantangan5 #KMKepo kelaskepo.org

Iklan

2 thoughts on “Perlengkapan Pribadi yang Sering Dilupakan Ketika Mendaki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s